Trekking Di Tanjung Puting National Park, Melihat Orang Utan Di Alam Liar

Trekking di Tanjung Puting National Park, melihat Orang Utan di alam liar adalah aktifitas yang bisa kamu lakukan kalau kamu pergi liburan ke Kalimantan. Tepatnya kalau kamu pergi ke Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah.

Secara geografis lokasi taman nasional yang berada di Borneo ini  masuk ke wilayah Kecamatan Kumai di Kotawaringin Barat dan kecamatan-kecamatan Hanau juga Seruyan Hilir di Kabupaten Seruyan.

Tanjung Puting National Park ini adalah Taman Nasional Indonesia yang dikelola oleh Balai Taman Nasional Tanjung Puting, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan.

Selain memiliki kawasan hutan yang masih alami, taman nasional di Kalimantan Tengah ini terkenal dengan konservasi Orang Utan. tanjung Puting adalah tempat konservasi Orang Utan terbesar di dunia.

Seperti apa suasana hutan alami di taman nasional ini, dan kehidupan Orang Utan yang ada disini bisa kamu lihat pada travel video blog Indonesia yang ada dibawah ini ya.

Video Trekking Di Tanjung Puting National Park, Melihat Orang Utan Di Alam Liar

Ini adalah video trekking di hutan Kalimantan untuk bertemu dengan Orang Utan. Ini juga sebuah perjalanan trekking masuk ke hutan Kalimantan yang masih perawan untuk belajar lebih lanjut mengenai flora dan fauna yang ada di Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan!

BACA JUGA :  Enjoy Pink Beach Lombok From Drone Video! [ Wisata Lombok ]

 

Trekking Di Tanjung Puting National Park, Melihat Orang Utan Di Alam Liar
Watch this video on YouTube.

Bagaimana menurut kamu taman nasional di Kalimantan ini?

Cara Pergi Ke Tanjung Puting National Park

Cara paling mudah untuk pergi ke Tanjung Puting adalah dengan naik pesawat ke kota terdekatnya, Pangkalan Bun. Ya, kamu bisa naik pesawat ke Bandara Iskandar di Pangkalanbun.

Dari bandara kamu bisa melanjutkan perjalanan darat menuju ke Pelabuhan Kumai, dan melanjutkan naik perahu kelotok menyusuri Sungai Sekonyer hingga masuk ke kawasan taman nasional dan kawasan konservasi Orang Utan.

Untuk masuk ke kawasan Tanjung Puting National Park ini memang hanya bisa dilakukan dengan naik perahu kelotok, karena itu adalah akses paling mudah untuk pergi kesana.

Berapa Harga Tiket Masuk Ke Tanjung Puting?

Untuk tiket masuk ke Tanjung Puting National Park ini sebenarnya murah banget. Hanya IDR 5000 per orang pada hari biasa, dan IDR 7.500 jika berkunjung pada hari libur nasional dan weekend.

Yang mahal adalah transportasi untuk pergi kesana. Jadi ya sebaiknya kalau pergi ke tempat ini ikutan tour, open trip atau rombongan saja. Kalau pergi sendirian, itu artinya kamu harus menyewa perahu kelotok sendiri.

Apa Saja Yang Bisa Dilakukan Di Tanjung Puting National Park Ini?

Apa Saja Yang Bisa Dilakukan Di Tanjung Puting National Park Ini?

Bersantai di atas kapal kelotok, menyusuri Sungai Sekonyer sambil mengamati pemandangan bekantan, orang utan dan monyet yang melompat dari pohon ke pohon adalah yang paling menyenangkan.

Hal ini bisa dilakukan kareana ini adalah rumah bagi sekitar delapan spesies monyet yang hidup di hutan Kalimantan, termasuk bekantan yang unik, dengan hidung panjangnya yang khas.

BACA JUGA :  Pantai Wediombo Pantai Favorit Para Pemancing Di Yogyakarta

Kalau beruntung, mungkin kamu bisa melihat orangutan liar yang sedang berayun di antara vegetasi yang lebat dan subur. Atau kamu bisa bertemu buaya yang sedang mengambang di Sungai Sekonyer.

Mungkin menemukan buaya yang sedang berada di Sungai Sekonyer agak susah, namun mereka ini memang ada disana. Selain itu, taman nasional Tanjung Puting ini juga merupakan surga bagi lebih dari 220 spesies burung lho.

Mampir Ke Camp Leakey,  Pusat Conservasi Orang Utan Terbesar Di Dunia Yang Ada Di Kalimantan Tengah!

Trekking Di Tanjung Puting National Park, Melihat Orang Utan Di Alam Liar

Salah satu daya tarik utama dari Tanjung Puting National Park ini adalah Camp Leakey, yang merupakan tempat konservasi dan pelestarian orangutan.

Nama Camp Leakey ini namanya diambil dari Dr Louis Leakey, yang merupakan mentor salah satu Profesor Birute Galdikas pendiri kamp ini.

Camp Leakey ini didirikan pada tahun 1971, dan merupakan sebuah tempat bagi orangu tan yang diselamatkan dari penangkapan oleh penduduk setempat.

Hingga sekarang, Camp Leakey tersebut tetap menjadi pusat penelitian hewan-hewan yang keren dan menawan ini. Di Camp Leakey ini kamu bisa mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan orang utan.

Menariknya lagi, kamu bisa melihat Orang Utan feeding atau pemberian makan orang utan liar yang berada tak jauh dari Camp Leakey.

Hanya dengan sedikit trekking, kamu bisa melihat bagaimana orang utan liar dari dekat di habitat aslinya sedang makan.

Mampir Juga Ke Pondok Tanggui Di Tanjung Puting

Trekking Di Tanjung Puting National Park, Melihat Orang Utan Di Alam Liar

Ada juga Pondok Tangui yang merupakan pusat rehabilitasi orang utan setelah penangkaran yang terletak di taman nasional ini. Yang pasti, baik di Camp Lakey atau Pondok Tanggui, kamu akan mendapatkan kesempatan untuk melihat primata menakjubkan ini dari dekat.

BACA JUGA :  Main Ke Rumah Inspirasi Di Subang

Disini kamu bisa belajar lebih lanjut untuk mengamati dan mengerti tentang bagaimana cara konservasi ini dapat melindungi spesies langka di pulau Kalimantan ini.

Kamu juga bisa ikut mengkampanyekan kalau Orang Utan adalah satwa langka yang wajib di selamatkan dan dilindungi ya. Tentu saja bukan hanya Orang Utan.

Namun Tanjung Puting National Park ini juga merupakan rumah bagi monyet, burung, dan satwa liar lainnya, juga vegetasi hutan yang masih asli.

Jadi ini adalah kekayaan alam Indonesia yang harus dijaga kelestariannya sampai kapanpun. Apalagi ini juga merupakan tempat wisata di Kalimantan yang menarik semakin banyak pengunjung domestik dan internasional setiap tahunnya.

Kamu Juga Bisa Trekking Keliling Hutan Perawan Kalimantan

Kamu Juga Bisa Trekking Keliling Hutan Perawan Kalimantan.

 

Tentu saja, selain melihat flora dan fauna yang ada, kamu bisa trekking keliling hutan yang masih perawan. Pastikan kamu trekking bersama ranger yang sudah berpengalaman ya.

Karena alam di taman nasional ini masih liar, dan masih banyak hewan buas yang hidup disini. Namun itu adalah daya tarik yang tidak bisa ditemukan di tempat lainnya.

Buat yang hobi trekking, rute masuk hutan Tanjung Puting National Park ini pasti menantang untuk dicoba. Karena yang seperti ini tidak bisa ditemukan setiap harinya.

Harap siapkan perlengkapan trekking yang standard karena kamu akan masuk ke hutan perawan. Sepatu khusus trekking, jas hujan, obat-obatan pribadi, lotion anti nyamuk juga sebaiknya dipersiapkan.

Terus yang tidak boleh ketinggalan, bawa kamera yang bisa kamu gunakan untuk mengabadikan perjalanan trekking di dalam Taman Nasional Tanjung Puting ini. Nah, apakah kamu tertarik untuk berlibur kesini?

About the author

Temukan inspirasi dan informasi seputar traveling dan perjalanan di LiburMulu.com. Secara rutin LiburMulu.com akan berbagi informasi tetang perjalanan liburan, cerita traveling, review hotel. review destinasi, contoh itinerary, dan tips - tips perjalanan dan traveling baik di Indonesia atau di Luar Negeri. Jadi… Kapan Kita Kemana Kawan?

Tinggalkan Komentar