Museum Ullen Sentalu, Museum Kebudayaan Jawa Di Yogyakarta

LiburMulu.com Yogyakarta memang salah satu surga Museum yang ada di Pulau Jawa. Soalnya ada banyak sekali museum yang menarik untuk dilihat di kota ini. Salah satu yang paling menarik adalah Museum Ullen Sentalu yang merupakan museum kebudayaan Jawa yang keren.

Museum Ullen Sentalu adalah salah satu museum keren yang berada di Sleman, Yogyakarta. Tujuan awal museum ini didedikasikan untuk menyelamatkan koleksi batik kuno yang ketika itu banyak diburu oleh para kolektor asing . Dengan keberadaan museum ini, koleksi tadi dapat terus terjaga keberadaannya hingga dapat dilihat dan diketahui oleh para generasi muda. Dengan begitu, hasil warisan budaya bangsa pun dapat tetap terus dilestarikan dan tidak punah.

Pintu Masuk Menuju Museum Ullen Sentalu
Pintu masuk menuju museum

Keberadaan Museum Ullen Sentalu ini diprakarsai oleh keluarga Haryono dari kota Yogyakarta dan berada di bawah payung Yayasan Ulating Blencong dengan I.S.K.S Paku Buwono XII, KGPAA Paku Alam VII, GBPH Poeger, GRAy Siti Nurul Kusumawardhani, Hartini Soekarno, KP. Dr. Samuel Wedyadiningrat, Sp.(B). K.(Onk) sebagai penasehatnya.

Tahun baru bingung mau kemana? Ikut open trip tahun baru liburmulu Ke Singapura saja! (klik banner untuk detail)
Tahun baru bingung mau kemana? Ikut open trip tahun baru liburmulu Ke Singapura saja! (klik banner untuk detail)

Selain koleksi batik, Terdapat banyak sekali koleksi di Museum Ullen Sentalu yang lain. Seperti beberapa benda-benda dari aksesoris, foto, naskah, peralatan musik dan lain sebagainya. Sehingga koleksi yang ada di museum pun semakin banyak.

Baca Juga : Candi Prambanan, Candi Hindu Terbesar Di Yogyakarta

Suasana Museum Ullen Sentalu begitu rindang
Suasana Suseum Ullen Sentalu begitu rindang

Pemberian nama Museum Ullen Sentalu ini berasal dari Bahasa Jawa yang cukup unik, yaitu : ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku” yang berarti bahwa : Nyala lampu blencong dapat menjadi petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan.

Pengambilan nama ini sendiri didasarkan pada falsafah lampu minyak yang digunakan dalam pagelaran wayang kulit atau disebut blencong yang dapat dijadikan cahaya untuk selalu bergerak dalam mengarahkan dan menerangi perjalanan hidup kita.

Museum Ullen Sentalu yang berlokasi di Jalan Boyong Taman Wisata Kaliurang, atau sekitar 25 km dari pusat kota Yogyakarta bisa dicapai dengan mudah. Dengan kendaraan pribadi, untuk dapat sampai ke museum petunjuk utama adalah depan Taman Kaliurang.

Papan informasi jam buka museum yang sudah usang.
Papan informasi jam buka museum yang sudah usang.

Jika kalian telah berada di depan Taman Kaliurang, kalian bisa langsung mengambil arah ke kiri dan lurus terus sampai naik. Jika kalian sudah melihat ada papan penunjuk arah ke arah museum, kalian tinggal berbelok ke kiri saja. Mungkin museum belum terlihat dari jalan raya, karena Museum Ullen Sentalu memang  lokasinya agak menjorok ke dalam. Namun ikuti saja petunjuk tadi, pasti akan ketemu dengan Museum Ullen Sentalunya.

 

Sesampainya di Museum Ullen Sentalu

Untuk menikmati keunikan nuansa Jawa kuno di Museum Ullen Sentalu, kalian bisa membeli tiket masuknya terlebih dahulu.

Update terbaru (Nov 2017) tiket masuk Museum Ullen Sentalu

Pengunjung Domestik Mancanegara
Dewasa Rp 40.000,- Rp 60.000,-
Anak (5-16) Rp 20.000,- Rp 40.000,-

Museum sendiri dibuka setiap hari Selasa-Minggu pada jam 09.00-16.00 WIB, sedangkan hari Senin libur, namun pada hari libur nasional tetap buka.

Baca Juga : Candi Prambanan dan 6 candi lain di Yogyakarta yang bisa kamu kunjungi

Tiket Museum Ullen Sentalu
Tiket Museum Ullen Sentalu (update tiket lihat diatas)

Museum ini mempunya dua bangunan utama, yaitu Gua Selo Giri berupa bangunan bawah tanah dan Kampung Kambang. Gua Selo Giri adalah pintu masuk menuju ruang utama museum, sementara bangunan Kampung Kambang adalah tempat pertunjukan beberapa koleksi museum.

Kampung Kambang ini masih dibagi lagi menjadi lima bagian, yaitu Balai Sekar Kedaton, Pendapa Penganten Gaya Yogya, Ruang Batik Yogyakarta-Surakarta, Euang Batik Pesisiran, dan Ruang Putri Dambaan. Itu yang menyebabkan kalau museum ini menjadi sangat luas. Selain itu museum ini memang berada di kawasan Wisata Kaliurang dan berdiri di dalam Taman Kaswargan dengan luas tanah sekitar 11.990 m2.

Eksistensi Museum Ullen Sentalu ini sebenarnya mempunyai misi sebagai jendela peradaban seni dan budaya Jawa. Hal itu diwujudkan dengan mengumpulkan, mengkomunikasikan dan melestarikan warisan seni budaya Jawa agar tidak punah sehingga dapat menumbuhkan kebanggaan masyarakat kepada kekayaan budaya Jawa sebagai jati diri bangsa agar selalu dapat diingat oleh generasi muda. Siapa yang nggak bangga dengan kebudayaan Jawa? Sebagai orang jawa harus bangga dong :)

Jika kalian masuk ke Museum Ullen Sentalu, selain Gua Selo Giri, kalian akan mendapati beberapa ruang, yaitu Ruang Selamat Datang, Ruang Seni Tari dan Gamelan, Guwa Sela Giri, 5 ruang di Kampung Kambang, Koridor Retja Landa, dan Ruang Budaya.

Relief yang ada di dalam museum Ullen Sentalu
Relief yang ada di dalam museum

Ketika kalian mulai memasuki Ruang Seni Tari dan Gamelan, museum ini memamerkan seperangkat gamelan keren yang pernah digunakan dalam pagelaran wayang orang dan tari di keraton Yogyakarta. Sementara itu di Gua Selo Giri, yaitu ruang pameran yang dibangun dibawah tanah dipajang karya lukis dokumentasi dari tokoh yang mewakili 4 figur keraton di jaman Dinasti Mataram.

Tempatnya memang berada di bawah tanah karena harus menyesuaikan dengan kontur tanah daerah utara Yogyakarta yang berupa perbukitan dan memang tidak merata. Selain itu sebagian bahan bangunan adalah menggunakan material dari batu Gunung Merapi.

Baca Juga : Pantai Wediombo Pantai Favorit Para Pemancing Di Yogyakarta

Bangunan museum yang ada di dalam
Bangunan museum yang ada di dalam

Melanjutkan ke bagian Kampung Kambang, kalian akan menemukan kalau area ini tampak terlihat seperti berada diatas kolam air dengan beberapa ruang yang ada diatasnya. Disini, kalian akan bisa melihat adanya lima ruang pamer museum yaitu :

  1. Ruang Syair untuk Tineke dengan menampilkan syair yang diambil dari buku kecil GRAj Koes Sapariyam yang merupakan putri dari sunan PB XI Surakarta yang ditemukan di dalam Kaputren Kasunanan Surakarta dan ditulis pada tahun 1939-1947.
  2. Ruang Royal Room Ratu Mas yang khusus dibuat untuk dipersembahkan kepada Ratu Mas sebagai permaisuri Sunan Paku Buwana X. Disini, kalian juga akan melihat lukisan Ratu Mas dan juga foto beliau bersama Sunan dan putrinya, pernak-pernik kelengkapan Ratu Mas seperti kain batik, topi, dodot putri, dodot pengantin, dan aksesoris lainnya.
  3. Ruang Batik Vorstendlanden yang menampilkan koleksi batik pada masa Sultan HB VII-Sultan HB VIII dari Keraton Yogyakarta dan juga Sunan PB X-Sunan PB XII dari Keraton Surakarta yang terkandung makna filosofis yang agung sebagai salah satu warisan budaya bangsa.
  4. Ruang Pesisir dan di ruangan ini dilengkapi dengan satu proses akulturasi budaya di Jawa dengan dipamerkannya bordir tangan dari kebaya yang dikenakan oleh kaum peranakan mulai dari masa HB VII (1870-an) dan juga batik dengan warna yang lebih kaya.
  5. Ruang Putri Dambaan yang didedikasikan sebagai album hidup GRAy Siti Nurul Kusumawardhani yang merupakan putri tunggal Mangunegara VII dengan permaisuri GKR Timur. Disini, kalian akan bisa melihat dokumentasi foto pribadi yang dimulai saat beliau masih kanak-kanak hingga pernikahannya. Dari foto-foto tersebut kita dapat melihat secara lebih dekat lagi bagaimana tahapan seorang puteri keraton dengan segala pernak-pernik yang melekat pada dirinya sebagai salah satu kekayaan budaya Jawa.
Bagian dalam Museum Ullen Sentalu
Bagian dalam Museum Ullen Sentalu

Selepas area Kampung Kambang, ada ruangan di Museum Ullen Sentalu yang berupa Koridor Retja Landa. Tempat ini dianggap sebagai museum yang ada di luar ruangan dengan memamerkan arca-arca pada dewi dari abad VIII-IX Masehi. Dimana pada masa itu masih berkembang budaya agama Hindu-Budha.

Di Museum Ullen Sentalu juga ada bagian ruang yaitu Sasana Sekar Bawana. Disana dipajang beberapa lukisan Raja Mataram, patung dan lukisan dengan tata rias pengantin dengan gaya Yogyakarta dan Surakarta. Dan di akhir perjalanan tur di Museum Ullen Sentalu, kalian akan disuguhi minuman istimewa yang resepnya masih menjadi warisan Gusti Kanjeng Ratoe Mas dan dipercaya sangat baik untuk kesehatan serta agar kalian dapat terlihat awet muda kalau rajin meminumnya.

Nah, sangat menarik bukan? Di Museum Ullen Sentalu ini kalian akan dapat melihat lebih dekat tentang budaya Jawa, silsilah, karya lukis, dan juga warisan budaya Jawa yang harus dilestarikan. Jadi, jika kalian sedang berkunjung ke Yogyakarta, kalian wajib mengalihkan itinerary liburan kalian ke Jalan Kaliurang dan kemudian mampir ke Museum Ullen Sentalu.

Pintu keluar Museum Ullen Sentalu
Pintu keluar Museum Ullen Sentalu

 

Museum Ullen Sentalu
Alamat: Jl. Boyong Km 25, Kaliurang Barat, Kec. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Telepon : (0274) 895161

Berbagi itu menyenangkan!

About the author

Temukan inspirasi dan informasi seputar traveling dan perjalanan di LiburMulu.com. Secara rutin LiburMulu.com akan berbagi informasi tetang perjalanan liburan, cerita traveling, review hotel. review destinasi, contoh itinerary, dan tips – tips perjalanan dan traveling baik di Indonesia atau di Luar Negeri. Jadi… Kapan Kita Kemana Kawan?

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: