Tangkuban Perahu, Wisata Di Bandung Paling Favorit!

Tangkuban Perahu, Wisata Di Bandung Paling Favorit!
5 (100%) 12 votes

LiburMulu.Com – Setiap orang yang berkunjung ke Bandung dengan tujuan berwisata pasti akan tahu dengan nama tempat wisata yang satu ini. Apalagi lokasinya tak jauh dari Lembang yang biasanya selalu ada di dalam daftar wajib kunjungan wisatawan.

Kota Lembang memang selalu menjadi salah satu kota yang menarik wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Kota Wisata Bandung yang satu ini, selain udaranya yang sejuk, banyak kuliner yang lezat, juga punya beberapa wisata alam yang menawan. Salah satu tempat wisata dekat Lembang adalah Gunung Tangkuban Perahu. Ini adalah salah satu alasan wisatawan untuk menghabiskan waktu liburannya di Lembang.

Tangkuban Perahu, Wisata Di Bandung Paling Favorit!
Tangkuban Perahu, Wisata Di Bandung Paling Favorit!

Tangkuban Perahu sebenarnya juga sudah terkenal seja dulu karena kisahnya. Diceritakan sebuah alkisah, kalau Gunung Tangkuban Perahu ini sebenarnya berasal dari sebuah kapal raksasa yang ditendang Sangkuriang hingga terbalik.

Sangkuriang adalah legenda yang berasal dari Jawa Barat. Legenda tersebut berkisah tentang terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu. Diceritakan, Sangkuriang ini jatuh cinta dengan seorang wanita yang sebenarnya adalah ibunya. Namun cintanya ditolak oleh dayang sumbi, karena si dayang sumbi ini tahu kalau Sangkuriang ini anaknya.

Sangkuriang pun marah. Dan dalam kemarahannya itu dia menendang kapal besar tadi hingga kemudian jatuh dalam keadaan menelungkub, membentuk sebuah gunung. Gunung itu tadi kemudian dikenal dengan Tangkuban Perahu (atau perahu yang menelungkub). Untuk cerita legenda Sangkuriang yang lebih lengkap, kalian bisa baca disini.

(Baca Juga : Ide Destinasi Liburan Ke Bandung Yang Asik Nan Seru!)

Pemandangan yang aduhai indahnya disekeliling
Pemandangan yang aduhai indahnya disekeliling

Wisata Bandung Tangkuban Perahu ini aksesnya sangat mudah dijangkau baik dengan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Lokasinya berada di jalan Raya Tangkuban Perahu No. 147, Lembang, Bandung Utara. Waktu tempuhnya dari Kota Bandung hanya sekitar satu jam perjalanan saja, dalam kondisi lalu lintas yang lancar.

Tentunya ada banyak cara untuk mencapai tempat ini, jika kalian memakai mobil pribadi, tinggal arahkan saja kendaraan kalian ke Lembang. Nanti setelah melewati pusat kota Lembang silahkan ambil arah ke Utara menuju Ciater atau Subang. Tempat ini letaknya berdekatan dengan pemandian air panas Ciater yang juga tak kalah terkenal.

Kota Subang terlihat di kejauhan dari Tangkuban Perahu
Kota Subang terlihat di kejauhan dari Tangkuban Perahu

Posisi Tangkuban Perahu secara geografis juga terlihat sangat strategis. Tangkuban Perahu ini bisa dikunjungi dan dicapai dari tiga jalur utama, yakni:

1. Dari arah Selatan dengan rute Bandung- Lembang-Tangkuban Perahu sejauh ± 29 km.

2. Dari arah Barat Daya dengan rute Cimahi-Cisarua-Parongpong – Lembang-Tangkuban Perahu.

3. Dari arah Utara dengan rute Subang-Jalan Cagak-Tangkuban Parahu, ± 31 km.

Pun Gunung Tangkuban perahu ini salah satu tempat wisata mainstream di Bandung, tetapi untuk kalian yang gemar bertualang dan camping tempat ini juga menarik. Kalian bisa menempuh jalur Jayagiri untuk mendapatkan sensasi naik gunung yang sebenarnya.

(Baca Juga : Bosen Liburan Ke Bandung? Ini Dia Tempat Liburan Anti Mainstream Di Bandung Yang Nggak Bikin Bosen!)

Nikmati kuliner Jangung bakar dan Bandrek disini
Nikmati kuliner Jangung bakar dan Bandrek disini

Kalian bisa turun sebelum Pasar Lembang kemudian jalan kaki menuju gerbang Jayagiri dilanjutkan perjalanan menuju kawasan Jayagiri. Di kawasan ini kalian dapat camping dengan suasana yang sejuk alami. Alternatifnya, kalian bisa langsung menuju Tangkuban Perahu.

Sedangkan untuk kalian yang ingin kesana dengan kendaraan umum, kalian bisa naik angkot dari terminal Cicaheum maupun dari Jalan Merdeka ke terminal Ledeng. Tarifnya adalah IDR 4.000 dan IDR 3.000. Waktu tempuh yang dibutuhkan adalah sekitar 30 menit, dengan jalan yang lancar tanpa macet.

Lalu dari terminal Ledeng kalian bisa melanjutkan naik angkot jurusan Bandung-Subang dan berhenti di depan pintu masuk utama Tangkuban Perahu tarif angkotnya adalah IDR 15.000. Alternatif lainnnya adalah dengan naik angkot dari Stasiun Hall di pusat kota Bandung ke Lembang Tarifnya adalah IDR 10.000.

Setelah itu dari Lembang lanjutkan naik angkot ke Cikole dengan tarif IDR 3.000 selama 30 menit perjalanan. Kemudian dilanjutkan dengan naik angkot jurusan Bandung-Subang ke pintu masuk utama Tangkuban Perahu.

Kalian juga bisa coba naik kuda berkeliling Tangkuban Perahu
Kalian juga bisa coba naik kuda berkeliling Tangkuban Perahu

Dari pintu masuk Tangkuban Perahu, kalian bisa naik transportasi lokal ke Kawah Ratu dengan tarif IDR 5.000 pulang pergi. Namun sayangnya angkot hanya akan berangkat jika muatannya sudah atau hampir penuh. Jadi perlu menunggu beberapa waktu terlebih dahulu sebelum kalian bisa menikmati salah satu kawasan Wisata Bandung yang menawan ini.

Namun jika nggak pengen ribet, kalian sebaiknya membawa kendaran pribadi atau menyewa mobil dari Lembang atau Bandung. Apalagi kalau kalian datang dengan beberapa orang. Itu akan membuat biaya yang diperlukan untuk liburan ke Tangkuban Perahu semakin murah.

Ditambah lagi, dengan menggunakan kendaran pribadi kalian bisa menikmati pemandangan sekitar yang juga cantik. Perjalanan kalian menuju ke Tangkuban Perahu akan terasa menyenangkan karena sepanjang jalan menuju Tangkuban perahu, di kiri kanan jalan kalian akan bisa melihat hamparan hijaunya kebun teh hingga barisan pohon pinus yang tertata rapi.

Beli topi seperti ini untuk menahan dingin
Beli topi seperti ini untuk menahan dingin

Untuk kalian yang suka belanja oleh-oleh, jangan khawatir. Karena sesampainya di Tangkuban Perahu, kalian akan disambut oleh para pedagang souvenir dan oleh-oleh yang menawarkan berbagai macam barang. Mulai dari cincin, topi, mainan anak, sampai alat musik angklung banyak dijual disana.

Kalau memang serius ingin belanja oleh-oleh di Tangkuban Perahu, sebaiknya tawar dengan halus. Jika tidak, hiraukan saja. Karena sebenarnya kalian bisa membelinya kapan saja saat mau pulang nanti. Tentu kalian nggak mau menenteng banyak belanjaan ketika menikmati kawasan wisata Bandung, Tangkuban Perahu kan?

Jika kalian perlu pemandu selama menikmati kawasan Tangkuban Perahu, sebaiknya carilah pemandu wisata resmi di Pusat Informasi Wisatawan. Jangan sampai salah meminta bantuan dari pemandu yang tidak resmi karena bisa merepotkan. Mengenali ciri-ciri pemandu wisata Tangkuban Perahu yang resmi itu mudah. Mereka memakai kartu pengenal dan juga memakai jaket resmi yang bertuliskan Local Guide Tangkuban Perahu.

(Baca Juga : Tempat Asik Melihat Sunrise Di Bandung, Untuk Kamu Yang Lagi Liburan Kesana!)

Jalanan di Tangkuban Perahu ini naik turun, siapkan fisik dan stamina
Jalanan di Tangkuban Perahu ini naik turun, siapkan fisik dan stamina

Pemandu tadi akan menemani kalian berwisata mengitari gunung Tangkuban Perahu dan kawah-kawah di sekelilingnya. Perlu diingat, karena konturnya berupa gunung, sepanjang perjalanan kalian akan menelusuri jalan yang cukup melelahkan. Itu disebabkan karena trek dan jalurnya yang naik dan turun. Persiapkan diri kalian dengan baik agar bisa menikmati wisata Bandung yang satu ini dengan totalitas.

Seperti mengenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Memakai sandal tidak disarankan disini, sebaiknya menggunakan sepatu yang nyaman untuk di peguningan. Hal itu disarankan untuk menghindari kaki lecet. Pakailah topi untuk menangkal terik matahari, dan jangan lupa mengenakan jaket agar tidak kedinginan disini.

Keamanan cukup terjaga disini, pada sepanjang kawasan Tangkuban Perahu dipasang pagar kayu yang fungsinya selain untuk menunjukkan arah, juga untuk keamanan dari para wisatawan. Beberapa kawah di area tersebut mengeluarkan asap belerang yang kurang baik untuk manusia. Bahkan ada area kawah yang dilarang untuk dituruni karena bau asapnya tidak bagus untuk tubuh manusia.

Ada tempat khusus belanja oleh-oleh disini
Ada tempat khusus belanja oleh-oleh disini

Perhatikan petunjuk dari pemandu wisata kalian jika tidak ingin celaka. Atau jika Kalian tidak menggunakan jasa pemandu wisata, perhatikan peringatan dan petunjuk yang ada untuk mengetahui tempat-tempat mana saja yang aman untuk dijelajahi.

Sebaiknya kunjungan ke wisata Bandung yang satu ini kalian akhiri selesai sebelum gelap, perhitungkan waktu untuk kembali ke tempat semula sebelum gelap. Perlu diperhatikan jika kalian pergi bersama rombongan, jangan terlepas dari rombongan. Apalagi sinyal telepon seringnya dalam kondisi kurang baik di area ini.

Untuk kalian yang ingin bermalam dan menikmati suasana pegunungan, kalian bisa mencari tempat untuk menginap di sekitar tempat tersebut. Tak jauh dari tempat wisata Tangkuban Perahu ada beberapa tempat menginap dengan fasilitas dan pemandangan yang cukup wah.

(Baca Juga : Destinasi Liburan Di Bandung Ini Menyenangkan, Dan Cocok Untuk Liburan Sekeluarga!)

Harga yang ditawarkan cukup bervariasi, namun rata-rata masih berada di angka ratusan ribu rupiah per malam, tergantung dari kualitas hotel tersebut. Jika kalian ingin mencari alternatif tempat menginap yang murah, coba pergi ke arah perkampungan penduduk di Ciater.

Disana terdapat beberapa guest house yang disewakan dengan harga yang ekonomis. Ditambah dengan kemampuan negosiasi yang baik, kalian bisa mendapatkan guest house untuk tidur nyenyak dengan harga kurang dari 200 ribu saja. Jadi, siapa yang mau liburan ke wisata Bandung, Tangkuban Perahu?

About the author

Temukan inspirasi dan informasi seputar traveling dan perjalanan di LiburMulu.com. Secara rutin LiburMulu.com akan berbagi informasi tetang perjalanan liburan, cerita traveling, review hotel. review destinasi, contoh itinerary, dan tips - tips perjalanan dan traveling baik di Indonesia atau di Luar Negeri. Jadi… Kapan Kita Kemana Kawan?

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: