Lion Air, Batik Air, dan Citilink Diizinkan Untuk Terbang Ke Eropa? Apakah Ini Pertanda Terbang Ke Eropa Makin Murah Nantinya?

LiburMulu.Com – Lion Air, Batik Air, dan Citilink Diizinkan Untuk Terbang Ke Eropa? Apakah Ini Pertanda Terbang Ke Eropa Makin Murah Nantinya?  Entahlah, karena sepertinya sampai sekarang, belum ada informasi resmi pembukaan jalur penerbangan baru dari Indonesia ke salah satu negara di Eropa oleh ketiga maskapai itu.

Namun beberapa media nasional sudah memberitakan mengenai diizinkannya tiga maskapai dari Indonesia ini untuk terbang ke eropa. Sebelumnya, Garuda Indonesia yang masuk ke dalam salah satu maskapai terbaik di Dunia di tahun 2015 sudah jauh lebih dahulu bisa terbang ke Eropa. Wajar, karena Garuda ini memang national flag Indonesia, dan salah satu maskapai terbaik di Indonesia.

Berita mengenai 3 maskapai Indonesia yaitu Lion Air, Batik Air dan Citilink yang mendapatkan izin terbang ke Eropa tentu cukup mengejutkan. Terutama untuk Lion Air, Batik Air dan Citilink. Pasalnya, mereka sempat mendapat peringkat dalam 10 maskapai penerbangan yang dianggap kurang aman untuk terbang menurut AirlineRatings.Com.

Wah! Lion Air, Batik Air, dan Citilink Diizinkan Untuk Terbang Ke Eropa!!
Wah! Lion Air, Batik Air, dan Citilink Diizinkan Untuk Terbang Ke Eropa!!

Menurut kalian ini kabar gembira atau gimana? Ataukah ini pertanda terbang ke Eropa akan menjadi hal yang murah? Atau, bisa jadi memang ketiga maskapai ini memang sudah banyak berbenah menjadi lebih baik? Untuk Lion Air sih, menurut liburmulu.com perlu dipertanyakan lagi. Apalagi akhir-akhir ini banyak pemberitaan kurang mengenakkan mengenai maskapai yang satu ini di social media dan media online.

Lantas, apakah berita “Lion Air, Batik Air, dan Citilink Diizinkan Untuk Terbang Ke Eropa” ini hoax dan tipu-tipu? Kalau beritanya sih valid, mengutip dari beberapa pemberitaan media nasional sebagai berikut :

Lion Air
Lion Air

JAKARTA, KOMPAS.com – Uni Eropa mencabut larangan terbang bagi 3 maskapai Indonesia. Ketiga maskapai tersebut yakni Lion Air, Batik Air, dan Citilink.

Direktur Utama Citilink Albert Burhan menyambut gembira kabar tersebut. Hasil itu diraih setelah Citilink diaudit secara langsung oleh UE dalam aspek keamanan penerbangan

“Kita bisa mengikuti jejak Garuda Indonesia (terbang ke Eropa). Hasil itu menunjukan tingkat safety citilink berkelas international,” kata Albert disela-sela acara buka puasa bersama wartawan di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Di tempat terpisah, Lion Air Grup yang dua maskapainya juga lolos dari larangan terbang ke Eropa mengatakan bahwa hasil audit merupakan pengakuan Internasional terhadap dunia penerbangan Indonesia.

Presiden Direktur Lion Air Grup Edward Sirait mengatakan, Lion Air da Batik Air sudah sungguh-sungguh melaksanakan standar dan prosedur penerbangan sehingga bisa diakui di dunia internasional.

Manajemen Lion Air dan Batik Air akan terus melakukan perbaikan menyangkut kualitas pelayanan terutama masalah keselamatan dan keamanan penerbangan kata Edward.

Dengan pencabutan larangan terbang oleh UE, maka ketiga maskapai tersebut diperbolehkan terbang ke Eropa.

Sebelunya, empat maskapai Indonesia sudah terlebih dahulu diizinkan terbang ke Eropa.

Maskapai tersebut yaitu Garuda Indonesia, Airfast Indonesia, Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair), dan Indonesia Air Asia. – Sumber

Dan satu lagi sebagai berikut :

Batik Air
Batik Air

BRUSSELS – Ini kabar baik bagi dunia penerbangan Indonesia. Komisi Transportasi Uni Eropa telah mencabut larangan terbang terhadap Lion Air ke  Eropa.

Keputusan itu diumumkan di Brussels, Belgia, Kamis (16/6). Selain Lion Air, Komisi Transportasi Uni Eropa juga mencoret dua maskapai lain di Indonesia, yakni Batik Air dan Citilink dari daftar hitam.

Batik Air melupakan maskapai Lion Group. Menurut pengamat, hilangnya nama Lion Air dalam daftar larangan terbang ke Eropa akan mendorong maskapai berlogo kepala singa itu membeli lebih banyak pesawat.

Saat ini, Lion Air tercatat sebagai maskapai yang menggunakan banyak pesawat buatan Boeing dan Airbus. Pada 2011, Lion Air terikat kontrak senilai USD 22,4 miliar dengan Boeing. Nilai kontrak yang sangat wah itu untuk pengadaan 230 unit pesawat jenis Boeing 737.

Sedangkan pada 2013, maskapai milik Rusdi Kirana itu terikat kontrak USD 23,8 miliar dengan Airbus untuk tercatat pembelian pesawat jenis A320 dan A321. Kontrak itu menempatkan Lion Air sebagai pembeli pesawat dengan nilai kontrak terbesar dalam sejarah Airbus.

Sebelumnya hanya ada empat maskapai Indonesia yang boleh terbang ke Eropa. Yakni Garuda, AirFast Indonesia, PrimeAir dan Indonesia AirAsia. Dengan kebijakan baru itu maka kini ada tujuh maskapai di Indonesia yang bisa terbang ke 28 negara anggota Uni Eropa. 

Namun, Komisi Uni Eropa tidak hanya mencabut Lion Air, Batik Air dan Citilink dari daftar larangan terbang ke Benua Biru itu. Sebab, kebijakan serupa juga diterapkan pada Iran Air dan seluruh maskapai di Zambia.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa kami juga mengizinkan sebagian besar pesawat IranAir kembali ke langit Eropa,” kata Komisioner Transportasi Uni Eropa, Violeta Bulc. – Sumber

Masih kurang yakin? Kalau begitu, ini dia kutipan berita dari salah satu media eropa berbahasa inggris :

Citilink
Citilink

Following today’s update, all airlines certified in Zambia are cleared from the list, along with Air Madagascar and three airlines certified in Indonesia (Citilink, Lion Air and Batik Air). In addition most aircraft of Iran Air are allowed to resume operations to the EU.

EU Commissioner for Transport Violeta Bulc said: “Aviation safety is my top priority and today’s update illustrates our continuous efforts to offer the highest level of air safety to European citizens. I am happy to say that after seven years of work and extensive European technical assistance, we were able to clear all Zambian air carriers from the list. Following my visit to Iran in April, a technical assessment was successfully carried out in May. Based on this I am happy to announce that we are now also able to allow most aircraft from Iran Air back into European skies.”

The EU Air Safety List not only helps to maintain high levels of safety in the EU, but it also helps affected countries to improve their levels of safety, in order for them to eventually be taken off the list. In addition, the Air Safety List has become a major preventive tool, as it motivates countries with safety problems to act upon them before a ban under the Air Safety List would become necessary. – Sumber

Mungkinkah setelah ini akan ada penerbangan murah ke Eropa? Yah, ditunggu saja ya~ Semoga penerbangan murah ke Eropa itu bukan berarti penerbangan murahan. Nah, sekarang, tanggapan kalian mengenai Lion Air, Batik Air, dan Citilink diizinkan untuk terbang ke Eropa ini bagaimana sih? Coba komentar!

About the author

Temukan inspirasi dan informasi seputar traveling dan perjalanan di LiburMulu.com. Secara rutin LiburMulu.com akan berbagi informasi tetang perjalanan liburan, cerita traveling, review hotel. review destinasi, contoh itinerary, dan tips - tips perjalanan dan traveling baik di Indonesia atau di Luar Negeri. Jadi… Kapan Kita Kemana Kawan?

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: