
Festival Sanja di Asakusa adalah salah satu festival yang paling ditunggu-tunggu di Tokyo. Festival ini diadakan selama 3 hari pada awal musim panas di Kuil Asakusa. Festival ini menampilkan seratus mikoshi portabel, parade yang megah, dan tentu saja banyak sake. Suasana yang penuh semangat dan meriah membuat festival ini menjadi salah satu dari tiga festival terbaik di Tokyo.
Festival Sanja dimulai pada akhir pekan ketiga bulan Mei. Pada hari Jumat, terdapat parade Daigyoretsu yang menampilkan para pendeta, geisha, dan pejabat yang mengenakan kostum era Edo. Mereka berjalan dalam prosesi dari Jalan Yanagi-dori menuju Kuil Asakusa. Diiringi oleh musisi yang bermain seruling dan drum di atas gerobak yang dihiasi, parade ini memberikan kesan yang megah dan spektakuler. Setelah upacara keberuntungan Shinto, mikoshi portabel pertama mulai berjalan-jalan di jalanan dan pesta dimulai.
Hari Sabtu adalah hari yang didedikasikan untuk memberkati hampir 100 mikoshi di sekitar lingkungan Asakusa. Pengunjung dapat melihat mikoshi ini dibawa keluar sekitar tengah hari untuk upacara di Kuil Sensoji dan Kuil Asakusa. Setelah pemberkatan selesai, tim-tim mikoshi meningkatkan energi mereka dan mulai berparade di sekitar daerah tersebut untuk membawa keberuntungan dan kemakmuran bagi lingkungan mereka.
Hari Minggu adalah hari terakhir Festival Sanja, di mana para pembawa mikoshi dari seluruh daerah berkumpul di Kuil Asakusa dan bersaing untuk membawa salah satu dari tiga mikoshi besar utama kuil tersebut. Kompetisi ini bisa menjadi sedikit sengit, oleh karena itu, untuk alasan keselamatan, penonton tidak diizinkan melalui gerbang-gerbang Sensoji selama bagian festival ini berlangsung. Setelah pertarungan untuk mendapatkan tempat-tempat istimewa tersebut mereda, mikoshi yang dilapisi emas ini diarak dan dipantulkan di jalan-jalan yang dihiasi di Asakusa hingga pukul 20.00, ketika festival mulai mereda. Sepanjang festival ini, Asakusa dipenuhi dengan stan makanan, permainan festival, dan suara riang gembira dari alat musik tradisional seperti drum dan seruling.
Festival Sanja adalah perayaan yang memadukan tradisi dan kegembiraan. Festival ini menjadi sarana untuk menghormati dewa-dewa Shinto dan membawa keberuntungan bagi bisnis dan penduduk Asakusa. Mikoshi portabel yang berisi dewa-dewa tersebut diarak melalui jalanan dengan penuh semangat oleh tim-tim mikoshi dari lingkungan sekitar. Mereka berteriak dengan keras dan mengayunkan mikoshi tersebut dengan kuat, sebagai simbol keberuntungan dan harapan bagi masyarakat Asakusa.
Mikoshi-mikoshi tersebut memiliki berbagai ukuran, mulai dari tiga mikoshi besar milik Kuil Asakusa hingga versi mini yang dibawa oleh anak-anak di lingkungan sekitar. Semua mikoshi ini memiliki peran yang penting dalam festival ini, dan setiap tim mikoshi berlomba untuk memberikan penampilan terbaik mereka.
Bagi masyarakat Asakusa, Festival Sanja adalah acara yang sangat dinantikan setiap tahunnya. Festival ini menjadi waktu yang tepat bagi mereka untuk berkumpul, bersosialisasi, dan merayakan budaya dan tradisi mereka. Selain itu, festival ini juga menarik banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri yang ingin mengalami kegembiraan dan keunikan festival ini.
Untuk mencapai lokasi festival, pengunjung dapat menggunakan kereta api. Kebanyakan acara berpusat di sekitar Kuil Sensoji dan Kuil Asakusa yang dapat dengan mudah diakses melalui kereta api. Kuil Asakusa sendiri dapat dijangkau dengan berjalan kaki selama tujuh menit dari Stasiun Asakusa yang dilayani oleh Jalur Ginza, Jalur Asakusa, dan Jalur Kereta Tobu.
Selama festival ini, Asakusa juga dipenuhi dengan berbagai stan makanan yang menjual makanan dan minuman khas jepang. Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan tradisional seperti yakitori, takoyaki, dan mochi, serta mencicipi sake yang tersedia di festival ini. Selain itu, terdapat juga berbagai permainan festival yang menghibur dan menguji keberuntungan pengunjung.
Festival Sanja adalah momen yang tepat bagi pengunjung untuk merasakan kehangatan dan kegembiraan budaya Jepang. Dengan menghadiri festival ini, pengunjung dapat merasakan kehidupan dan tradisi masyarakat Asakusa yang kaya akan nilai-nilai budaya dan kebersamaan.
Selama festival ini, pengunjung juga dapat menikmati suasana yang unik dan indah di sekitar Kuil Sensoji dan Kuil Asakusa. Kedua kuil ini merupakan tempat yang sangat bersejarah dan memiliki arsitektur yang memukau. Pengunjung dapat menjelajahi kompleks kuil, memanjat tangga menuju pagoda, atau hanya duduk dan menikmati pemandangan yang indah. Jalan-jalan di sekitar kuil juga dipenuhi dengan toko-toko suvenir dan restoran yang menjual makanan dan barang-barang khas Jepang.
Festival Sanja adalah waktu yang tepat bagi pengunjung untuk merasakan kebudayaan dan tradisi Jepang yang kaya. Festival ini tidak hanya menampilkan acara-acara yang menghibur, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal dan merasakan kehangatan dan keramahan mereka.
Dengan demikian, Festival Sanja di Asakusa adalah salah satu festival yang tidak boleh dilewatkan jika Anda mengunjungi Tokyo. Dengan suasana yang meriah, parade yang megah, dan berbagai acara yang menarik, festival ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati keindahan dan keunikan kawasan Asakusa yang merupakan salah satu pusat budaya dan sejarah di Tokyo.
Alamat dan Peta Lokasi :
2-3-1 Asakusa, Taito-ku, Tokyo-to
Temukan Peta Lokasinya Di Google Maps Sekarang!
Subscribe, follow @liburmuluid and liburmulu.com