Gunung Hiko adalah salah satu pendakian paling menantang di Kyushu, jepang. Dengan sejarahnya yang terkait dengan aliran Buddhisme Shugendo, gunung ini menawarkan pengalaman spiritual yang unik. Terletak hanya satu jam perjalanan dari Kota Fukuoka, Gunung Hiko adalah salah satu kesempatan terbaik untuk menguji kekuatan kaki Anda. Pendakian terpanjang mencakup jarak 17 kilometer dan memakan waktu lima hingga tujuh jam.
Salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan ketika mendaki Gunung Hiko adalah keindahan dedaunan musim gugur. Gunung ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan sepanjang tahun, tetapi saat musim gugur tiba, perubahan warna daun-daun membuat lanskap semakin memukau. Dedalan dedaunan yang berubah menjadi warna-warni menambah keindahan panorama pendakian ini.
Selain itu, Gunung Hiko juga terkenal karena kumpulan kuil dan purinya. Gunung ini merupakan pusat pelatihan bagi aliran Buddhisme Shugendo, dan memiliki sejumlah kuil dan puri yang menarik. Salah satu kuil terbesar di gunung ini adalah Hohei-den, yang dulunya adalah aula kuliah dan sekarang merupakan Properti Budaya Penting. Atap kayu berjalin dari bangunan ini memberikan kesan yang megah. Terdapat juga kuil Tamaya-jinja yang terletak di dasar tebing. Meskipun ukurannya lebih kecil, kuil ini tetap mengesankan. Sementara itu, Daiminami-jinja dibangun di celah di bawah tebing yang menjulang tinggi.
Jogu-jinja Shrine berada di puncak tengah Gunung Hiko dan terhubung dengan Hikosan-jinja yang terletak di bawah gunung. Kuil terakhir di rute utama adalah Takasumi-jinja, yang merupakan rumah bagi patung banteng perunggu yang biasa disentuh oleh para pendaki untuk mendapatkan keberuntungan. Tanduk dan hidung patung tersebut lebih mengkilap dibandingkan bagian tubuh yang lain.
Selain keindahan alam dan kuil-kuilnya, Gunung Hiko juga memiliki hutan yang kuno. Sebagian besar hutan ini tidak terpengaruh oleh penanaman pohon cedar komersial yang umum di Jepang. Salah satu pohon yang patut dicatat adalah Onisugi, sebatang pohon cedar raksasa yang diperkirakan berusia sekitar 1.200 tahun.
Untuk mencapai Gunung Hiko, Anda dapat menggunakan mobil pribadi atau transportasi umum. Jalur Hitahikosan menghubungkan Stasiun Hikosan dan Stasiun Kokura, tetapi karena hujan deras, sebagian jalur tersebut ditutup dan penumpang diharuskan naik bus dari Stasiun Soeda. Perjalanan ini memakan waktu kurang dari dua jam dan membutuhkan setidaknya dua kali pergantian. Terdapat juga bus lokal yang berjalan dari Stasiun Hikosan ke Hikosan Bessho di kaki gunung.
Pendakian di sekitar Gunung Hiko dimulai di Hikosan Bessho, dari mana Anda akan naik tangga batu kuno untuk mencapai Hohei-den. Hohei-den adalah kuil yang juga merupakan Properti Budaya Penting yang dibangun pada tahun 1616. Dari Hohei-den, Anda bisa langsung naik tangga batu ke puncak, atau mengikuti jalur di sekitar gunung dan melewati tiga puncak utama gunung ini.
Puncak tertinggi di antara ketiga puncak tersebut adalah Minami-dake, dengan ketinggian 1.199 meter. Pemandangan dari puncak ini sangat indah, terutama saat musim gugur ketika warna daun yang berubah memberikan keindahan ekstra. Warna merah, emas, dan ungu yang mencolok menambah kecerahan panorama pendakian ini.
Selama pendakian di Gunung Hiko, Anda juga dapat mengunjungi Hikosan-jingu Hohei-den di Soeda-machi. Tempat ini diyakini telah dibangun pertama kali pada tahun 740 dan menjadi tempat tinggal bagi para pengikut Buddhisme Shugen-do. Struktur saat ini berasal dari tahun 1616. Hohei-den juga merupakan titik awal Festival Hikosan Jingu Shrine Gojinkosai yang diadakan setiap bulan April.
Dalam perjalanan mendaki, Anda juga akan melewati berbagai pemandangan indah dan objek wisata menarik. Gunung Hiko menawarkan pengalaman pendakian yang menggabungkan keindahan alam dengan keberagaman kuil dan puri. Jadi, bagi Anda yang mencari tantangan fisik sekaligus kehidupan spiritual, Gunung Hiko adalah pilihan yang sempurna.
Alamat dan Peta Lokasi :
Tagawa-gun, Fukuoka-ken
Temukan Peta Lokasinya Di Google Maps Sekarang!
Subscribe, follow @liburmuluid and liburmulu.com