
Romantic rocks and fortuitous frogs
Mie, sebuah prefektur yang terletak di wilayah Chubu jepang, memiliki banyak daya tarik wisata yang menarik perhatian para wisatawan. Salah satu tempat yang patut dikunjungi adalah Meoto Iwa, atau yang dikenal juga dengan sebutan “wedded rocks.” Batu-batu suci ini memiliki hubungan dengan agama Shinto dan melambangkan entitas laki-laki dan perempuan. Dalam tradisi Jepang, Meoto Iwa dianggap sebagai simbol kesuburan dan kebahagiaan pernikahan.
Meoto Iwa terletak di pesisir pantai Mie dan dapat dijangkau dengan mudah oleh pasangan yang sedang melakukan perjalanan romantis di daerah ini. Batu-batu ini terhubung oleh lima tali shimenawa suci yang memisahkan dunia lahiriah dan spiritual. Pemandangan matahari terbit di tempat ini sangat memukau, terutama selama musim panas, terutama selama solstis.
Bagi para fotografer, Meoto Iwa menawarkan kesempatan unik untuk mengambil foto yang menakjubkan. Lokasinya yang berada di lepas pantai, pasang surut air laut, dan tali besar yang mengikat batu-batu tersebut menciptakan komposisi yang menarik. Selama sebulan sebelum dan setelah solstis musim panas, Anda dapat mengambil foto matahari terbit di antara dua batu ini. Di pagi hari yang cerah di musim dingin, Anda juga dapat melihat Gunung Fuji di kejauhan.
Meoto Iwa juga memiliki makna simbolis sebagai lambang kebahagiaan dalam pernikahan. Dua batu ini berdiri berdampingan, terikat oleh lima tali shimenawa suci. Tali-tali ini diganti tiga kali setahun, yaitu pada bulan Mei, September, dan Desember. Batu yang lebih besar melambangkan laki-laki, sedangkan yang lebih kecil melambangkan perempuan. Dengan mengetahui hal ini, dapat dipahami dari mana asal-usul nama Meoto Iwa, yang berarti “wedded rocks.”
Di dekat Meoto Iwa, terdapat sebuah kuil bernama Kuil Ise-Jingu yang didedikasikan untuk Amaterasu, leluhur dewa keluarga kekaisaran Jepang. Tidak jauh dari sana, terdapat sebuah kuil yang lebih sederhana bernama Kuil Futami-Okitama. Meskipun kuil ini didedikasikan untuk Sarutahiko, pemimpin dewa-dewa dunia, daya tarik utamanya adalah banyaknya patung katak yang menghiasi halaman kuil. Katak-katak ini dianggap sebagai simbol keberuntungan, karena kata “katak” dalam bahasa Jepang juga berarti “kembali.” Oleh karena itu, para pengunjung kuil ini berdoa agar dapat kembali kepada hal-hal atau orang-orang yang berharga bagi mereka.
Perjalanan ke Meoto Iwa dapat dengan mudah dikombinasikan dengan kunjungan ke Museum Hinjitsukan yang terletak di dekatnya. Museum ini dulunya adalah sebuah rumah tamu untuk para tamu VIP yang berkunjung ke Kuil Ise-jingu. Dalam museum ini, Anda dapat menemukan berbagai artefak dan informasi mengenai sejarah dan budaya Jepang.
Untuk mencapai Meoto Iwa, cara terbaik adalah dengan menyewa mobil. Tempat parkir gratis tersedia di sekitar area wisata ini. Jika Anda ingin menggunakan transportasi umum, Anda dapat naik kereta dari Stasiun Iseshi ke Stasiun Futaminoura menggunakan JR Sangu Line selama sekitar lima menit. Dari sana, Anda dapat berjalan menyusuri jalur yang indah selama sekitar 15 menit untuk mencapai Meoto Iwa. Alternatif lainnya adalah dengan menggunakan bus yang menuju ke Toba dari Stasiun Iseshi JR atau Stasiun Kintetsu Ujiyamada yang terletak di dekatnya. Perjalanan dengan bus ini membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Meoto Iwa adalah salah satu tempat wisata yang menarik di Mie yang dapat menghadirkan pengalaman romantis bagi pasangan yang sedang melakukan perjalanan bersama. Dengan pemandangan alam yang memukau dan simbolisme yang kuat, tempat ini merupakan tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu bersama orang terkasih. Jadi, jika Anda sedang berada di Mie, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Meoto Iwa dan merasakan keindahannya sendiri.
Alamat dan Peta Lokasi :
Futami-cho, Ise-shi, Mie-ken
Temukan Peta Lokasinya Di Google Maps Sekarang!
Subscribe, follow @liburmuluid and liburmulu.com