
Matsue Castle merupakan salah satu dari hanya 12 kastil asli jepang yang masih ada hingga saat ini. Selain itu, kastil ini juga merupakan salah satu dari hanya lima kastil yang dianggap sebagai Harta Nasional Jepang. Dengan demikian, Matsue Castle menawarkan kesempatan langka untuk menjelajahi sejarah samurai yang megah.
Matsue Castle terletak di kota Matsue, Prefektur Shimane, Jepang. Kastil ini memberikan pemandangan 360 derajat dari puncak menara kastil, yang merupakan salah satu daya tarik utamanya. Dari puncak kastil, pengunjung dapat melihat pemandangan kota Matsue dan Danau Shinji yang indah.
Salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi Matsue Castle adalah Kuil Jozan Inari-jinja. Kuil ini merupakan tempat favorit penulis Lafcadio Hearn. Hearn adalah seorang penulis asal Yunani-Irlandia yang tinggal di Jepang pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia sangat terpesona dengan keindahan kuil ini dan sering mengunjunginya. Kuil Jozan Inari-jinja terkenal karena memiliki ratusan patung kitsune, yaitu patung rubah yang merupakan utusan dewa Inari.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati perjalanan perahu di Sungai Horikawa yang indah. Perjalanan ini menawarkan pemandangan unik dari sekitar kastil dan distrik samurai yang terletak di sekitarnya. Pengunjung dapat menaiki perahu di beberapa titik, dan mendengarkan panduan audio gratis yang menjelaskan sejarah tempat-tempat yang mereka lihat.
Untuk mencapai Matsue Castle, pengunjung dapat menggunakan berbagai moda transportasi. Kastil ini sangat mudah diakses dari Stasiun Matsue, yang dapat dicapai dengan kereta, bus, atau pesawat. Pengunjung dapat naik kereta peluru dari Tokyo ke Okayama, lalu beralih ke kereta ekspres terbatas JR Yakumo menuju Stasiun Matsue. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar enam jam. Alternatif lain adalah naik kereta malam Sunrise Izumo dari Tokyo, atau naik bus malam. Terdapat juga penerbangan langsung dari Tokyo ke bandara terdekat. Kastil ini hanya berjarak dua kilometer dari Stasiun Matsue, dan terdapat banyak bus yang melewati pintu masuk kastil. Bus yang paling nyaman adalah Kurutto Matsue Lakeline Bus, yang menyediakan tiket sehari penuh yang memungkinkan pengunjung mengunjungi banyak tempat wisata di kota kastil ini dengan harga yang murah dan mudah.
Kembali ke Matsue Castle, kastil ini juga dikenal dengan sebutan Kastil Plover karena bentuknya yang menyerupai burung pleci dan dindingnya yang berwarna hitam. Kastil ini selesai dibangun pada tahun 1611 setelah diputuskan untuk memindahkan ibu kota domain ke lokasi ini. Keluarga Matsudaira, keturunan langsung dari shogun Tokugawa Ieyasu, memerintah kastil ini sepanjang sejarahnya. Lord Matsudaira Harusato, yang dikenal sebagai Lord Fumai, merupakan tuan tanah ketujuh dan seorang ahli teh yang ulung. Ia bertanggung jawab dalam menjadikan Matsue sebagai salah satu dari tiga pusat terbesar seni teh di Jepang.
Ketika menjelajahi lantai-lantai dalam kastil, pengunjung dapat melihat sumur yang terletak di dalam menara kastil, yang merupakan satu-satunya sumur yang masih ada di kastil tersebut. Arsitektur unik dari kastil kayu ini juga dapat dilihat dari dekat. Dari lantai teratas, pengunjung dapat menikmati pemandangan 360 derajat ke seluruh kota yang terbentuk di sekitar kastil dan Danau Shinji.
Taman di sekitar kastil, yang sekarang dikenal sebagai Taman Jozan, dapat diakses secara gratis. Banyak jalan berkeliling di bawah dinding batu curam kastil, lereng bukit yang ditanami pepohonan, dan sepanjang parit, yang membuatnya menjadi tempat yang menyenangkan untuk berjalan-jalan. Pada musim semi, taman ini menjadi tempat yang populer untuk melihat bunga sakura.
Di dalam taman terdapat tiga kuil, tetapi yang patut dicari adalah Kuil Jozan Inari-jinja. Kuil ini terletak di belakang kastil dan diakses melalui jalan kecil yang tenang. Kuil Jozan Inari-jinja adalah kuil favorit penulis Lafcadio Hearn, yang rumahnya hanya beberapa langkah dari sini. Di belakang bangunan kuil, terdapat ratusan patung kitsune yang dipahat dengan indah. Patung-patung ini mewakili rubah sebagai utusan dewa Inari yang dihormati di kuil ini.
Kuil Jozan Inari-jinja juga merupakan tempat dimulainya Festival Horan-enya, sebuah acara selama tiga hari yang melibatkan perahu-perahu hias yang diisi dengan musisi dan penari. Festival ini merupakan salah satu dari tiga festival perahu terbesar di Jepang. Festival ini hanya berlangsung setiap 10 tahun sekali, dan yang berikutnya akan diselenggarakan pada tahun 2029. Namun, pengunjung dapat mengetahui lebih banyak tentang festival ini dan menonton video-videonya di Museum Horanenya yang terletak dekat dengan kuil.
Selain itu, di dalam kompleks kastil terdapat Kounkaku, sebuah mansion bergaya Barat yang megah yang dibangun dari kayu pada tahun 1903. Mansion ini dibangun untuk Kaisar Meiji jika ia datang ke Matsue selama salah satu dari banyak kunjungannya ke seluruh negeri. Namun, Kaisar Meiji tidak pernah datang, tetapi putranya, Pangeran Mahkota Yoshihito, yang kemudian menjadi Kaisar Taisho, menghabiskan tiga hari di sini pada tahun 1907. Lantai pertama Kounkaku memiliki pameran sejarah Matsue, sedangkan di lantai kedua terdapat ruangan-ruangan elegan yang memiliki perabotan dan dekorasi asli yang cocok untuk kerajaan.
Setelah mengunjungi kastil, pengunjung dapat menikmati perjalanan perahu yang santai di sekitar parit dan kanal di sekitar kastil. Perjalanan ini akan memberikan perspektif yang tidak biasa dari kastil dan distrik samurai Shiomi Nawate Street yang terletak di dekatnya. Perahu-perahu ini dapat dinaiki di beberapa tempat, dan panduan audio gratis akan menjelaskan sejarah tempat-tempat yang dilihat pengunjung. Perahu-perahu ini dilengkapi dengan atap untuk melindungi penumpang dari hujan, dan di musim dingin, penghangat kotatsu dan selimut akan membuat pengunjung tetap hangat.
Selain itu, terdapat beberapa acara khusus di kastil yang patut dicatat. Mulai bulan Oktober, kastil ini akan dihiasi dengan lampu pada malam hari, dan ribuan lentera kertas akan menghiasi parit dan kompleks kastil. Perahu-perahu Horikawa juga akan dihiasi dengan lampu, dan akan mengadakan perjalanan malam khusus selama periode ini. Pada Minggu ketiga bulan Oktober, festival unik dengan drum besar yang memiliki diameter sekitar dua meter akan dimulai di kastil. Semua orang, termasuk pengunjung, didorong untuk ikut serta dalam festival ini.
Demikianlah ulasan singkat tentang Matsue Castle, sebuah Harta Nasional yang merupakan salah satu dari sedikit kastil asli yang masih ada di Jepang. Dengan keindahan arsitektur dan sejarahnya yang kaya, kastil ini merupakan daya tarik wisata yang menarik bagi pengunjung dari seluruh dunia. Jadi, jika Anda memiliki kesempatan untuk mengunjungi Jepang, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi Matsue Castle dan menikmati keindahan kota Matsue serta sekitarnya.
Alamat dan Peta Lokasi :
1-5 Tono-machi, Matsue-shi, Shimane-ken
Temukan Peta Lokasinya Di Google Maps Sekarang!
Subscribe, follow @liburmuluid and liburmulu.com