Festival Goshogawara Tachineputa, Festival Terkenal jepang yang Menampilkan Parade Kembang Api Raksasa
Festival Goshogawara Tachineputa merupakan salah satu festival musim panas klasik yang diadakan setiap bulan Agustus di kota Goshogawara, Prefektur Aomori, Jepang. Festival ini menjadi salah satu acara yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat setempat maupun wisatawan dari dalam dan luar negeri. Salah satu daya tarik utama dari festival ini adalah parade kembang api raksasa yang terdiri dari berbagai macam kembang api yang berukuran besar dan berwarna-warni. Seperti festival Nebuta di Aomori dan festival Hirosaki Neputa, festival Goshogawara Tachineputa juga menampilkan parade kembang api raksasa yang disebut neputa. Namun, perbedaan utama dari festival ini adalah ukuran neputa yang berdiri tegak dengan tinggi mencapai 23 meter atau setara dengan gedung bertingkat tujuh.
Jangan Lewatkan Pesona Parade Kembang Api Raksasa dengan Tinggi 23 Meter
Salah satu atraksi utama dari Festival Goshogawara Tachineputa adalah parade kembang api raksasa dengan tinggi mencapai 23 meter. Neputa-neputa ini dirakit dengan sangat rapi dan dikelilingi oleh berbagai macam hiasan berbentuk samurai, binatang, dan karakter mitologi. Pesona kembang api raksasa ini sangat memukau dan dapat membuat siapa saja terkesima, bahkan bagi mereka yang sudah pernah menghadiri festival Nebuta di Aomori atau festival Hirosaki Neputa.
Kata “tachineputa” sendiri terdiri dari dua kata, yaitu “tachi” yang berarti “berdiri” dan “neputa” yang merujuk pada gaya float yang digunakan pada festival ini. Neputa-neputa tersebut memang berdiri tegak, tetapi yang paling mengesankan adalah cara mereka dipindahkan. Setiap neputa memiliki berat sekitar 19 ton dan dipindahkan secara manual dengan menariknya menggunakan tali dan mengubah arahnya dengan memutar kereta yang membawa float tersebut dengan hati-hati melalui jalan-jalan sempit di kota Goshogawara.
Musik dan Tarian yang Meriah
Karena ukuran kota Goshogawara yang lebih kecil dibandingkan dengan kota Aomori dan Hirosaki, musik dan taiko drum yang mengiringi parade terdengar lebih keras dan lebih meriah. Teriakan “yatte-mare, yatte-mare!” yang dilontarkan oleh peserta juga menambah suasana hiruk-pikuk. Teriakan ini memiliki arti kurang lebih “Ayo lakukan!” dan berasal dari waktu ketika float-float tersebut bersaing satu sama lain, dan terkadang pertengkaran antara orang-orang yang menarik masing-masing float pun tak terhindarkan.
Keuntungan Festival di Kota Kecil
Festival Goshogawara Tachineputa merupakan salah satu festival yang lebih mudah diakses. Walaupun terdapat kerumunan yang cukup besar, hampir setiap orang dapat menemukan tempat untuk duduk. Setelah pesta dimulai pada pukul 19.00, orang-orang berdiri, menari, dan bergabung dalam keramaian. Meskipun demikian, skala festival yang relatif kecil membuat Anda tidak perlu bersaing untuk mendapatkan tempat yang baik untuk melihat parade.
Sejarah Panjang dan Berwarna-warni
Festival Goshogawara Tachineputa memiliki sejarah yang panjang dan berwarna-warni. Festival ini telah ada selama lebih dari 100 tahun. Pada masa itu, pemilik tanah yang kaya saling bersaing untuk membangun neputa yang paling tinggi. Namun, pada tahun 1920-an, kabel listrik overhead dipasang sehingga membatasi ketinggian float, dan serangkaian kebakaran menghancurkan cetak biru float asli. Cetak biru tersebut diyakini hilang selamanya, tetapi pada tahun 1993 salah satunya ditemukan di dasar neputa, sehingga float raksasa tersebut berhasil dihidupkan kembali di Goshogawara. Pada tahun 1996, setelah hampir 100 tahun lamanya, neputa-neputa raksasa tersebut berhasil direstorasi dan diberi nama “Tachineputa”. Pada tahun 1998, kabel listrik di kota tersebut dikubur di bawah tanah, dan festival ini dihidupkan kembali dengan nama “Goshogawara Tachineputa Festival”.
Hal Menarik Lainnya di Sekitar Festival
Selama menghadiri Festival Goshogawara Tachineputa, Anda juga dapat mengunjungi Tachineputa Hall. Hall ini hanya berjarak lima menit berjalan kaki dari Stasiun Goshogawara. Jika Anda berada di kota tersebut beberapa bulan sebelum festival, Anda bahkan dapat berpartisipasi dalam pembuatan neputa. Di lantai keenam hall, terdapat pemandangan yang memukau dari daerah sekitarnya. Pada hari yang cerah, Anda dapat melihat Gunung Iwaki dan Pegunungan Hakkoda. Penggemar penulis Osamu Dazai dapat mengunjungi Museum Dazai, yang terletak di rumah tempat tinggalnya saat ia lahir. Anda dapat naik kereta Tsugaru Tetsudo Line dari Stasiun Tsugaru Goshogawara selama sekitar 30 menit dan turun di Stasiun Kanagi. Museum ini hanya berjarak lima menit berjalan kaki dari Stasiun Kanagi. Jika menggunakan mobil, perjalanan dari Stasiun JR Goshogawara hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Jangan Lewatkan Festival Goshogawara Tachineputa yang Menakjubkan!
Bagi Anda yang memiliki minat terhadap budaya Jepang atau hanya sekedar ingin menghadiri festival yang unik dan spektakuler, Festival Goshogawara Tachineputa adalah pilihan yang tepat. Parade kembang api raksasa dengan tinggi mencapai 23 meter, musik dan tarian yang meriah, serta sejarah festival yang panjang dan berwarna-warni membuat festival ini menjadi salah satu acara yang tak boleh dilewatkan. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi kota Goshogawara dan merasakan keindahan Festival Goshogawara Tachineputa yang menakjubkan ini!
Alamat dan Peta Lokasi :
506-10 omachi, Goshogawara-shi, Aomori-ken
Temukan Peta Lokasinya Di Google Maps Sekarang!
Subscribe, follow @liburmuluid and liburmulu.com