
Magome-juku dan tetangganya, Tsumago-juku, dulunya adalah kota-kota pos penting di jalan Nakasendo kuno yang menghubungkan Tokyo dan Kyoto. Kedua kota ini kini dipertahankan dengan sempurna sebagai “museum terbuka” yang menggambarkan suasana jepang abad ke-17. Mengunjungi Magome-juku dan Tsumago-juku adalah seperti melakukan perjalanan kembali ke masa lalu yang memukau.
Magome-juku terletak di Prefektur Gifu, Jepang. Untuk mencapai Magome-juku, akses paling nyaman adalah melalui Stasiun JR Nagoya. Dari sana, Anda dapat naik kereta Shinano Express di Jalur Utama Chuo JR ke Stasiun Nakatsugawa. Dari Nakatsugawa, terdapat bus reguler yang menuju ke Magome-juku. Magome-juku juga terhubung dengan Tsumago-juku melalui bus. Jika Anda lebih suka petualangan, Anda dapat melakukan perjalanan antara Magome-juku dan Tsumago-juku dengan berjalan kaki selama 2 hingga 2,5 jam.
Saat Anda tiba di Magome-juku, Anda akan disambut dengan pemandangan jalan berbatu yang menanjak melalui kota. Di sepanjang jalan ini, Anda akan menemukan berbagai kesempatan untuk berfoto, mulai dari bunga musiman hingga saluran air di tepi jalan, hingga roda air yang bekerja. Magome-juku adalah surga bagi para fotografer.
Selain itu, Magome-juku juga menawarkan berbagai kerajinan dan budaya lokal. Anda dapat menemukan banyak toko yang menjual produk lokal seperti keramik dan sake. Di seberang kantor Informasi Turis, terdapat museum yang didedikasikan untuk novelis lokal, Toson Shimazaki. Beberapa bukunya juga tersedia dalam terjemahan bahasa Inggris.
Magome-juku adalah kota pos yang masih berfungsi hingga saat ini. Setiap rumah di kota ini adalah tempat tinggal nyata yang mencerminkan tampilan dan nuansa daerah serta suasana pada zaman itu. Namun, penting untuk diingat bahwa rumah-rumah pribadi bukanlah objek wisata. Terdapat tanda-tanda yang menandai bangunan-bangunan yang terbuka untuk umum dan bangunan-bangunan yang adalah rumah pribadi.
Jika Anda memiliki waktu lebih, ada sebuah penginapan di tengah jalan antara Nakatsugawa dan Magome-juku. Pengalaman melihat kota yang sepi dari pengunjung saat matahari terbenam dan terbit di balik puncak-puncak yang dramatis adalah pengalaman yang menakjubkan. Tempat terbaik untuk mengamati kawasan ini adalah dari puncak bukit saat Anda meninggalkan kota. Dari sini, jalan Nakasendo berkelok-kelok melalui hutan dan sawah, melewati air terjun yang mengagumkan, rumah-rumah petani yang terawat dengan baik, dan roda air yang indah.
Magome-juku dan Tsumago-juku adalah destinasi yang sempurna bagi mereka yang ingin melihat Jepang pada zaman Edo yang otentik. Kedua kota ini telah dipulihkan dengan sempurna untuk memberikan pengunjung gambaran tentang Jepang pra-modern. Dengan menjelajahi jalan-jalan berbatu Magome-juku, mengunjungi museum Toson Shimazaki, dan menikmati pemandangan indah di sekitar Nakasendo, Anda akan merasakan keajaiban Jepang yang sebenarnya.
Dengan keindahan alamnya, warisan sejarahnya, dan kehidupan sehari-hari yang masih berlangsung di dalamnya, Magome-juku dan Tsumago-juku adalah tempat yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang ingin mengalami keajaiban Jepang yang autentik. Jadi, jangan ragu untuk merencanakan perjalanan Anda ke Magome-juku dan Tsumago-juku, dan temukan keindahan Jepang abad ke-17 yang tak terlupakan.
Alamat dan Peta Lokasi :
Nakatsugawa-shi, Gifu-ken
Temukan Peta Lokasinya Di Google Maps Sekarang!
Subscribe, follow @liburmuluid and liburmulu.com